Mama bilang: Jangan jadikan Hobi sebagai pekerjaanmu

Mungkin banyak yang tidak sejalan dengan tema yang aku ambil diatas. Karena pada banyak orang, pekerjaan yang sukses adalah pekerjaan yang berkecimpung dengan hobinya. Namun tidak bagiku, dengan ajaran mama yang selalu membuat kami berjuang untuk mendapatkan sesuatu, maka jadilah nasehat disaat aku harus menentukan jurusan setelah lulus SMU.

Dari kecil aku sangat suka menggambar, melukis, dari gambar komik, manga, sketsa, pemandangan, segala macam benda bisa saya tuangkan keatas obyek dengan tangan dan imajinasi saya. Tanpa Batas. Itulah nilai seni yang merupakan warisan dari Alm.Kakek dari Ayah saya di Madura sana. Disaat SD hampir setiap hari permintaan menggambar dari teman-teman sekolah saya layani, dan uniknya permintaan gambar ini dilakukan diatas tangan, dari telapak tangan, punggung tangan, sampai lengan. Tapi permintaan pada lengan jarang saya layani karena kawatir dimarahin guru SD saya.

Disemua masa pendidikan saya tak lepas dari job menggambar, dan ikut berpartisipasi mewakili sekolah untuk menggambar, dari SD lomba menggambar pegunungan; meneruskan gambar teman yang ternyata tidak bisa menggambar, jadi ceritanya dipertengahan lomba guru saya baru menyadari bahwa murid yang mewakili menggambar tidak bisa, lalu dia menyarankan saya yang mengikuti lomba, sehingga saya diperuntukkan untuk mengganti dia melanjutkan lomba, memang disaat itu saya tidak mau menonjol dan cenderung pemalu, saya juara ll mendapat hadiah perangkat sekolah yaitu alat-alat tulis. Kemudian di masa SMP menggambar sketsa, tema yang saya angkat tentang bahaya merokok menang juara ll mendapatkan piagam penghargaan dan uang senilai 50rb, SMU menggambar dengan tema bahaya pornografi menyinggung soal pemerintahan Alhamdulillah menang juara I mendapatkan piagam penghargaan dan Al-Qur’an.

Menjelang lulus SMU banyak yang menyarankan saya untuk masuk ke desain grafis. Namun saya konsultasi dengan mama saya, beliau malah berbicara kebalikan dari semua orang-orang. “Hobimu cukup dijadikan hiburanmu disaat kau jenuh dengan pelajaran pendidikanmu dan pekerjaanmu”. Saya termasuk orang yang penurut dengan orangtua, walaupun saya belum merasakan secara langsung tapi saya percaya bahwa restu mama pasti membawa berkah.

Lalu dengan kemampuan saya yang lain, maka saya asahlah pendidikan saya, yaitu pada pilihan jurusan kedokteran, psikologi dan matematika. Ternyata pada SPMB saya lolos di jurusan Psikologi, berjalanlah ilmu saya sampai lulus dan menjalani karir di bidang tersebut. Kuliah dibidang itu tak membuat saya vakum menggambar, ternyata benar kata mama, hobi saya menjadi sesuatu yang menyenangkan bagi saya dilingkungan luar belajar saya. Saya mulai menyalurkan hobi saya di dalam kelompok belajar, atau melukis disaat saya capek belajar, terkadang membuat komik sesuai dengan permintaan teman saya, atau membuat gambar-gambar di tempat magang kerja saya. Itulah hal-hal yang menjadi hiburan saya, dan tanpa disadari pengakuan dari orang-orang disekitar saya mengenai kelebihan ini.

Gambar ini adalah salah satu kreasi saya untuk para sahabat saya dikampus universitas Airlangga Surabaya.

Mungkin bila saya sedang di pendidikan desain grafis, saya sama dengan teman-teman yang lain, menjadi tidak menonjol dalam menggambar karena didalam wadah yang sama, mungkin disaat jenuh saya temukan pelarian lain yang bukan menggambar dan tidak tau pelarian itu positif atau negatif. Kemudian berjalan pada dunia karir saya, menggambar dan melukis tetap menjadi hobi saya, disaat saya jenuh maka saya lakukan hobi saya.

Akhirnya banyak yang dapat saya rasakan manfaatnya, dikala saya capek dan jenuh dengan segala sesuatu, hobi adalah menjadi wadah untuk pelarian saya. Menjadi tempat yang positif, saya semakin sadar bahwa mama memberikan ilmu ke saya bahkan sampai saya dilepaskan pada seorang suami, istilahnya berpisah secara fisik dan tukar pikiran, mama saya telah memberikan ilmu dan bekal positif pada saya. Manajemen stressku berlangsung pada hal positif.

Sungguh mamaku luar biasa..!!

Peluk sayang,

Anakmu.

Advertisements

One thought on “Mama bilang: Jangan jadikan Hobi sebagai pekerjaanmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s