Keuangan Rumah Tangga

Tema ini banyak sekali ditemui disegala penjuru. Semua orang tahu mengatur keuangan itu gampang-gampang susah. Gampang ngeluarinnya, susah nahan nafsu untuk ga beli barang yang disukai. Apalagi kalau isi kantong lagi merona alias banyak lembaran merah. Wuiih.. rasanya bisa cabut terus untuk manjain diri.

Browsing toko online seperti liat semua barang tuh perlu banget buat nemenin hidup kita, semua dimasukkan keranjang online. Waktunya jalan-jalan sama pasangan, maunya beliin gift yang berarti dan ga takut kalau mahal, demi kata cinta. Belum lagi yang udah nikah, duit tebel waktunya manjain anak dan suami, ngajak makan yang agak mewah atau ke tempat bermain, beli mainan pritilan yang bilangnya murah padahal ya memang segitu harganya, malah kadang padahal lebih murah ditoko sebelah rumah. Ada juga yang jadi orang dermawan dadakan, beri uang kesana-kesini. Dan siapa pula yang lihat duit merah mendadak badan jadi pegel-pegel dan butuh pijet refleksi entah manggil orang atau pijet di Mall, hayo ngaku.. angkat tangannya!! *tos sama aku:-P semacam reward buat diri sendiri ya.

Salah satu yang baca tulisan ini. ada yang bilang “aku mah orangnya ga gitu..” iya bisa jadi ga gitu, tapi pas kantong lagi tebel bisa mampir ke market, lalu beli barang-barang promo bahkan barang yang belum berguna dalam waktu dekat pun dibeli karena promo.. hello..!! akhirnya di kasirpun bayarnya meledak jadi lembaran merah kepakai banyak.

Tapi giliran waktu berjalan, ngeliat tanggalan di hp masih pertengahan bulan, kyaaaa…. pikiran langsung melayang, harus cukup nih uang untuk sisa hidup setengah bulan berikutnya. Mendadak pula jadi orang yang super hemat terlebih lagi irit, sampe bisa-bisa jadi kayak supervisor ngelihat anak dan suami kalau boros dalam gunakan barang ditanggal tua. Guest who?!!

Nah, untung aja masih bisa hidup setengah bulan berjalan dengan ngirit dan sehat, kalau sakit gimana? Ludes bin ngutang dong. Sebenarnya sih sah-sah saja uangnya dipakai buat apa, itu kan ya uangmu. Hasil jerih payahmu. Tapi kalau lihat sebulan kita perlu hidup normal (maksudnya minimal stress karena uang), perlu ga sih ngatur keuangan? Jawabannya ada didirimu. Yang bilang ga perlu, titik ga perlu abisin waktu baca artikel ini. Bye..

Yang bilang perlu, yuk mari lanjut.. tips mengelola keuangan datangnya bisa darimana saja, direktur finasial, konsultan keuangan, bahkan dari orang ga kaya sekalipun. Dengan catatan mereka terbukti kondisinya sehat wal afiat, ga stress mikirin hutang.

See u in the next Articel about Financial Management.

Salam,

Dewi.

Advertisements

4 thoughts on “Keuangan Rumah Tangga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s