8 Hal untuk “Dream Wedding with Low Budget”

Tema ini merupakan inspirasi dari mbak Linda yang punya blog di; http://www.aminyamiacerita.blogspot.co.id.  Semoga bisa bermanfaat bagi khalayak umum.

Siapa sih yang tidak menginginkan pernikahan yang sesuai dengan apa yang diimpikan? 

Bahkan Impian anak muda dalam pernikahan tuh biasanya setinggi langit, mewah bagaikan seorang putri bergaun yang indah dan wajah cantik rupawan tiada banding dengan siapapun. Hal yang menyenangkan dan romantis. Tidak terbayang berapa banyak bunga yang bertebaran mengharumkan setiap jalan menuju pelaminan.

Mau menikah seperti itu? Lalu jika ternyata apa yang kita impikan terhalang dana bagaimana? Yah.. jadinya seperti mimpi saja. Dan bisa jadi pernikahan berjalan tidak sesuai rencana.

Berikut 8 hal yang patut diperhatikan agar penikahanmu kelak menjadi pernikahan yang romantis namun dengan dana yang minimal. Dari 8 hal dibawah anda bisa memilih prioritas sehingga nanti akan berpengaruh pada nilai pengeluaran anda.

1. Tempat Ibadah VS KUA.

Pernikahan bersifat Sakral, bukan sesuatu yang dilakukan berkali-kali dalam hidup. Harapannya sekali seumur hidup, dan tidak diakhiri dengan perceraian. Tidak dipungkiri akad pernikahan yang dilakukan di tempat ibadah sesuai dengan panutan kedua mempelai akan menjadi semakin khidmat. Biasanya menikah di tempat ibadah kita perlu menyiapkan biaya yang sudah ditentukan oleh tempat ibadah itu sebagai uang kebersihan atau bahkan tidak dipungut namun membayar seikhlasnya. 

Sedangkan akad pernikahan yang berlangsung di KUA pada dua tahun terakhir ini menjadi lebih marak, karena KUA sekarang menyediakan tempat untuk menikahkan kedua mempelai, bahkan sempat terdengar kabar bahwa pernikahan wajib dilakukan di KUA. Pernikahan yang berlangsung di KUA tidak dikenakan biaya sama sekali.

Nah, dari kedua tempat itu silahkan tentukan yang pas di hati, bila ingin sambil beramal bisa saja menikah di tempat ibadah. Banyak yang bilang tempat ibadah adalah tempat berkumpulnya para malaikat baik, Sehingga diharapkan setiap doa yang terucap menjadi terwujud. Bila tidak mengggunakan dana sama sekali bisa di KUA. 

Namun jangan lupa, dikedua tempat itu kita tetap menyiapkan biaya untuk membayat jasa orang yang menikahkan kita.

2. Gedung VS Rumah.

Sudah Jelas bukan kalau di gedung budgetnya pasti lebih besar daripada di rumah. Karena disitu kita akan mengeluarkan biaya sewa gedung, kalau di rumah sendiri, kita kan tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menyewa rumah. Kecuali gedungnya milik kita sendiri:-):-) Bila anda ingin resepsi dirumah, berikut bisa menjadi inspirasi dekorasi pernikahan pada tempat yang sempit, berikut Artikelnya.

3. Undangan Unik VS Jumlah Undangan.

Seringkali dengan berpikir pernikahan ini adalah event sekali seumur hidup, jadi kita ingin membuat undangan kita unik, yang belum pernah ada, bahkan yang mahal sekalian. Hello…!! hati-hati, jumlah undangan ini tidak hanya berjumlah 1-10 saja loh. Karena undangan kita pasti tertuju secara general, ada teman ayah, ada teman ibu, ada saudara, ada teman kantor dsb. Jadi sebisa mungkin kita membuat konsep undangan yang sopan. Back to reality ya… nantinya undangan itu hanya berfungsi sementara atau hanya sebagai informasi bagi penerima, jadi rasanya kalau mau buat unik apa berguna buat yang menerima? Perhatikan lebih penting mana budgetnya ke undangan unik atau jumlah undangan.

4. Katering Ternama VS Katering baru berkembang

Katering ternama adalah katering yang sudah terkenal dan banyak dikenal masyarakat. Bisa jadi katering ini harga jualnya melonjak tinggi, atau biasanya mereka memiliki paket ekonomis di dalamnya. Tapi kita perlu memperhatikan, bila ada perbedaan yang sangat signifikan dalam pelayanan, maka kita tidak harus menggunakan jasa katering ternama ini. Caranya coba survey saat katering ini sedang mengisi suatu pesta pernikahan, mulai dari kebersihan, rasa dan pelayanannya. Bila memang terlihat perbedaan pelayanan karena faktor beda paket harga, sebaiknya ditinggalkan deh *pengalaman pribadi pernah liat yang kayak gini di salahsatu katering ternama. Nah, katering yang baru berkembang bisa jadi pertimbangan loh. Karena biasanya mereka memberikan pelayanan ekstra untuk mendapat pengakuan dan ketenaran, tapi tetap harus survey.

5.Fotographer ternama VS Fotographer anak baru berkembang.

Kalau sudah tau fotographer kondang, bisa diliat dari hasil jepretan dan editan yang luar biasa bagusnya, pasti juga diimbangi dengan harga yang cenderung mahal. Nah, kalau soal fotographer coba cari yang juga masih berkembang. Biasanya mereka juga tidak pelit ngasih dokumentasi atau bonus-bonus hasil foto prawedding. Cara carinya bisa melalui salon rias biasanya mereka bekerjasama dengan fotografer tertentu.

6. Gaun Indah VS Gaun Baru.

Bila mau berhemat, gaun pengantin tidak harus beli kain dan membuat loh, kita bisa sewa di salon atau di paket pernikahan kita. Lalu bila ingin lebih berhembat lagi, anda bisa memilih gaun yang merupakan stok lama dari perias namun tetap indah dan mewah. Karena biasanya gaun baru memiliki tarif yang lebih mahal. Kecuali anda termasuk orang yang up to date, jadi mungkin budget lebihnya bisa dijatuhkan disini. 

7. Event Organizer VS Tim Panitia Keluarga.

Daripada bayar EO coba deh jauh jauh waktu membentuk tim sendiri dengan menghubungi keluarga, meminta bantuan untuk menjadi panitia dalam pernikahan. Panitia yang perlu dipersiapkan adalah penanggungjawab konsumsi, alur tamu, souvenir, pager ayu dan bagus, penanggungjawab tempat uang, transportasi dan juga MC jalannya acara untuk menyambut nama-naa ma orang yang sudah kita persiapkan daftar namanya. Hal yang paling penting dalam membentuk panitia ini adalah adanya ketua panitia yang berfungsi sebagai koordinator dari seluruh panitia. Karena pada saat acara berlangsung, nggak lucu kan kalau tuan rumah harus turun ikut menyuruh sana sini, jadi sebisa mungkin tuan rumah fokus menyambut tamu di pelaminan.

8. Souvenir Unik VS Jumlah Souvenir.

Buat Souvenir unik sah-sah saja asalkan bila dikalikan dengan jumlah undangan hasilnya masih tersedia untuk persiapan biaya yang lainnya. Karena tidak mungkin kita membedakan tamu yang satu dengan yang lain dan memberikan souvenir yang berbeda. Konsep unik bisa membutuhkan biaya lebih, namun bila kita arahkan keunikan ini dalam ranah “fungsi” bagi yang menerima pasti akan lebih berguna.

Misal: Pembuka botol berbentuk sandal, berikut pembuatnya.

lalu ada pula tatakan, disini penjualnya.
Demikian lah 8 hal yang perlu diperhatikan utnuk mendapatkan Pernikahan Impian dengan budget yang minim. Silahkan anda prioritaskan mana yang tidak bisa ditunda, yang menjadi budget prioritas. Sehingga biaya lebihnya bisa digunakan untuk yang lainnya. 

Salam Hemat Berkualitas,

Dewi.

Advertisements

2 thoughts on “8 Hal untuk “Dream Wedding with Low Budget”

  1. Kalau aku lebih milih nikah di tempat ibadah untuk dihadiri keluarga sekaligus sanak famili. Bagaimana pun juga kebutuhan setelag menikah pasti lebih banyak dan sebisa mungkin tidak numpuk utang.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s